Contoh Periksa dengan Streak Retinoskopi

Ok, para RO yang berbahagia.

Kini tiba saatya praktek periksa dengan streak retinoskopi. Saya akan berikan gambar dan di jelaskan kemudian.

Streak RetinoskopiStreak Retinoskopi

Streak Retinoskopi

Streak Retinoskopi

Streak Retinoskopi

Streak RetinoskopiPenjelasannya…

Baik, kita mulai dengan gambar pertama, yaitu kita melakukan ‘streaking’ dengan setting phoptor powernya normal atau nol. Dan perlu di ketahui kita sudah melakukan streaking ke semua meridian dengan kondisi reflek adalah ‘against-motion’ mau lihat animasinya di pembahasan sebelum-sebelumnya yaaa silakan lihat. Pada contoh ini kita lakukan streaking arah 135 derajat, betul?

Jika kita tidak melihat ‘ with-motion ‘ pada salah satu meridian maka, tambahkan lensa spheris minus, sampaikita melihat ‘with-motion’ pada seluruh meridian. Misal kita tambahkan S-1.00 D, hampir semua sudah ‘with-motion’ namun ada sedikit yang ‘against-motion’ dan reflek tampak lebar. Seperti yang ditunjukkan pada gambar nomer 2, kita sedang streaking arah 180 derajat, betul?.

Tadi kita masih melihat ada gerakan reflek yang ‘against-motion’ atau berlawanan, maka kita tambahkan lagi dengan S-1.00D, misalnya. Jadi totalnya adalah S-2.00 D, sehingga refleknya ditunjukkan pada gambar nomer 3 yaitu netral.

Netral pada gambar nomer 3, berarti belum ‘with-motion’, benar khan, ingat kita harus membuatnya ‘with-motion’ dulu. jadi tambahkan lagi S-1.00 D, sehingga menjadi S-3.00 D. Nah, sekarang kondisi refleknya sudah ‘with-motion’ ke semua arah meridian, dan pada gambar nomer 4 ditunjukkan dengan arah streaking 90 derajat.

Selanjutnya kita mulai melakukan Netralisasi, kita tambahkan S+0.50 sehingga totla lensa yang kita tambahkan adalah S-2.50 D, betul?, dan lakukan streak pada semua meridian, seperti yang ditunjukkan pada gambar nomer 5, Reflek memang sudah lebar namun masih ada ‘with-motion’ sedikit.

Tambahkan lagi S+0.50, jadi totalnya adalah S-2.00 D, pupil sudah terisi penuh dengan reflek, namun masih ada sedikit ‘with-moton’, jadi tambahkan ladi S+0.25 D, dan total lensa adalah S-1.75 D. Pupil iluminasi penuh dengan reflek dan ‘with-motion’ sudah hilang, atau netral, silakan cek ke semua meridian. Namun jika anda stop pada S-2.00 D juga boleh yaitu dengan masih ada sedikit ‘with-motion’. Ok kita pilih S-1.75 D, yaaaaaa, setuju…?

Sudah selesai? BELUM…!. Kita harus perhitungkan jarak kerja kita. Sudah kita bahas di depan, silakan cari sendiri. Yaitu dengan mengurangi dengan S-1.50, sehingga total powernya adalah S-1.75 + (S-1.50 = S-3.25 D. Ini kira-kira hasilnya dan anda bisa masukkan dan langsung cek dengan snellen chart.

Dari gerakan pertama yang kita amati adalah ‘Against-motion’ sudah memberi petunjuk bahwa pasien ini adalah MYOPIA.

Apa bahasan Streak sudah selesai, tentu BELUM, bagaimana dengan pasien Astigmat? nantikan aja yaa, InsyaAllah.
PS: source: http://www.eyetec.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *