Fitting RGP 3

Ini tahap prakteknya, dimana kita lakukan pemeriksaan refraksi seperti biasa di lanjutkan dengan pengukuran HVID dan Keratometer. Semua data kita kumpulkan untuk kita jadikan acuan dalam pemilihan trial RGP. Untuk pemeriksaan mulai proses anamnesa dan seterusnya tidak usah di bahas yaaa…

Pemilihan BCOR

Perlu anda perhatikan mungkin setiap produk mempunyai tabel konversi atau apalah namanya, yaitu panduan yang dimana BCOR di tentukan dengan melihat besar astigmat korneanya dan diameter yang di pakai, jadi pastikan anda punya daftar itu sebelum fitting. Gak punya…?

Penetuan Diameter

Diameter = HVID – 2 mm ( tergantung tersedianya produk juga)

Pasang TRIAL

Sembari di pasang lakukan banyak komunikasi, akan rasanya, masa adaptasinya, juga setiap kita mau apa-apa selalu beritahu agar tidak kaget tuh pasien.

Masa Stabilisasi

Tunggu sekitar 15 menit, sambil di ajak ngobrol, tentang masa adaptasi dan sebagainya, jika masih banyak berair maka jangan lakukan evaluasi dulu, sampai mata benar-benar normal.

Pengamatan/Evaluasi Fitting RGP

Pola Fluorescein in RGPPengamatan dengan Fluorescein, ambil satu lembar dan tetesi dengan saline solution bagian yang berwarna orange, jangan sentuh dengan tangan anda, kemudian oleskan ke konjunctiva bulbi bagian superior dengan beritahu pasien untuk melihat kebawah.

Jika warna kehijauan ada rata di seluruh permukaan RGP maka itu ideal, jika hanya ada genangan di tengah maka itu steep dan jika tengah berwarna hitam sedang di pinggir berwarna hijau maka itu flat.

Gerakan

Gerakan yang baik, yaitu jika dengan berkedip pasien masih bisa melihat dengan baik, ssetelah berkedip RGP kembali ke posisi semula, gerakan antara 1 – 1.5 mm. Bisa mengukur berapa mm gerakan RGP, Gimana caranya…?

Menentukan Ukuran RGP

Jika evaluasi fitting sudah ideela maka lakukan Over Refraksi, hasil OR jika lebih dari 4.00 D ( konversikan dengan tabel). Anda juga harus mengkalkulasikan secara teori, di samping dengan aktual tadi, jika ada perbedaan maka ikuti teorinya aja, asal benar yaaa…!

Contoh:
Rx. – 5.00 – 1.50 X 10
KR. 7.89 / 7.58 X 100 = 42.75 / 44.50 X 10

Cara teori:
7.90 = – 5.00 – 1.50 X 10
– 5.00 V.D. = – 4.75

7.95 ( FAP ) = – 4.75
V.D. = – 4.50

Cara aktual:
7.90 : fit. Baik = – 3.00
O.R. = – 1.75
Final Rx. ……. = – 4.75

7.95 : fit. Flatt = – 3.00
O.R. = – 1.50 – 0.50 X 10
Final Rx. ……..= – 4.50

Kesimpulan :
• Fitting yang baik = 7.90
• O.R. ………….. = 7.90 , tidak ada sisa astigmat.
• Respone pasien = 7.90 , lebih nyaman
• Power pilihan = – 4.75 , actual = teori
• Order RGP …… = 7.90 / – 4.75 / 9.20

Jadi penentuan BC dan power: lihat posisi, gerakan dan pola fluorescein, lihat dengan sisa astigmat terkecil dengan melihat hitungan secara teori dan aktual.

Selamat praktek yaaaa….

Sudah udah banyak sekali, sampai mumet aku.. ha ha ha aha

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *