Optik online RO – Optik Online

Tentu udah banyak yang paham berbagai alat optik yang di perlukan baik itu yang harus minimal ada atau bahkan yang mengacu pada peraturan atau Keputusan Menteri tentang penyelenggaraan optik di Indonesia yang lengkap itu. Dalam posting kali ini saya coba hadirkan alat optik yaitu phoroptor. Untuk model dan warna mungkin di pasaran akan banyak sekali, […]

Read More »

Kacamata bifokal mungkin saat ini akan mulai ditinggalkan, ini karena adanya lensa progressive yang manjadikan si pemakai tampak lebih muda dan secara fungsinya bisa mengorekasi segala jarak, baik jauh, menengah ataupun dekat. Namun ada sebagian orang yang karena berbagai faktor tidak bisa menggunakan lensa progressive, akhirnya harus tetap menggunakan kacamata yang bifokal. Kacamata bifokal adalah […]

Read More »

Beberapa posting yang lalu-lau udah di bahas penyetelan sudut temple juga stel standart dan sebagainya, sekarang kita fokuskan pada sudut panthoscopic. Sudut phatoscopic itu apa sudah pernah saya bahas, silakan search aja di pojok kanan atas. Dan besarannya sekitar 4 – 18 derajat. Anda tentu ingin dan buat RO harus maklum, bahwa maunya kacamata itu […]

Read More »

Setelah kita bisa stel standar dan yakin udah rapi, tapi belum tentu setelah di pasangkan ke wajah customer bisa rata dan simetris seperti yang kita harapkan. Ini bisa terjadi karena bentuk wajah pasien kita tidak selalu simetris, misal telinga kita aja belum tentu sama tingginya, hidung kita belum tentu sama ratanya dan sebagainya termasuk tembemnya […]

Read More »

Setelah kita tahu alat yang di pakai untuk menyetel, meskipun belum semua saya posting, namun udah cukup untuk melakukan penyetelan. Tentunya untuk alat yang belum di posting anda uadah punya alatnya khan? Sebelum di lakukan penyetelan ke wajah pasien atau customer, maka perlu kita lakukan stel standar, tentu ini berlaku untuk kacamata baru yang baru […]

Read More »

Satu lagi alat tang untuk stel bagian temple yaitu “Holding Plier”, yaitu tang yang di gunakan untuk memegang secara kuat bagian temple atas dan bawah. Ini digunakan saat kita ingin menambah sudut pantoscopic atau mengurangi sudut pantoscopic. Model tangnya adalah pegangan berupa stainless dan bagian ujungnya keduanya adalah plastik. Plastik yang ada di tang berguna […]

Read More »

Kali ini saya coba untuk menyampaikan alat-alat untuk keperluan peroptikan dan dalam hal ini saya tulis posting yang berhubungan dengan penyetelan. Pada jaman dahulu memang semua serba terbatas, namun karena keterbatasab kita itu kadang kita jadai sangat ahli dan hal itu tidak di miliki oleh orang lain, namun teknologi berkembang dab orang semakin ada saja […]

Read More »

Kemarin saya coba lihat di tracker blog ini, ternyata ada yang mencari di search engine Google dengan kata kunci ‘ Bagaiamana cara memasang lensa kontak ‘. Untuk itu mungkin juga perlu di sampaikan terutama bagi orang yang pertama kali ingin memakai lensa kontak tapi masih takut, atau mungkin belum sempet ke optik untuk bertanya pada […]

Read More »

Ini tahap prakteknya, dimana kita lakukan pemeriksaan refraksi seperti biasa di lanjutkan dengan pengukuran HVID dan Keratometer. Semua data kita kumpulkan untuk kita jadikan acuan dalam pemilihan trial RGP. Untuk pemeriksaan mulai proses anamnesa dan seterusnya tidak usah di bahas yaaa… Pemilihan BCOR Perlu anda perhatikan mungkin setiap produk mempunyai tabel konversi atau apalah namanya, […]

Read More »

OK, kita lanjutkan fitting RGP bagian 2 sekarang. Ada filsafat yang harus di anut dalam fitting RGp yaitu: antara fitting Flat dan fitting Steep. Fitting Flat berarti ada sentuhan di tengah, memperbaiki astigmat (korne) lebih banyak dari pada yang OnK ataupun yang steep. Fitting Steep, berarti kebanyakan menyebabkan pelenturan di mata, visus saat berkedip berubah […]

Read More »

Menyambung posting sebelumnya, sekarang untuk para RO. Sebelum fitting RGP ada beberapa kaidah yang harus di perhatikan sehubungan dengan fitting RGP. RGP atau GP itu berada di depan kornea tapi tidak menempel di kornea, melainkan ada air mata di antaranya. Ada hubungan antara Kelengkungan Kornea dengan Power RGP, yaitu setiap perubahan 0.05 mm pada kelengkungan […]

Read More »