Konsultasi Online 3

Setelah halaman Konsultasi online 1 terlalu panjang sehingga untuk membuka / loadingnya terlalau lama maka di tutup dan dilanjutkan dengan Konsultasi Online 2.

Namun demikian sampai saat ini sudah ada 145 komentar sehingga gulungan scroll barny apun jadi panjang dan membuat lama. Maka hari ini saya akan tutup halaman Konsultasi 2 ini.

Selanjutnya saya buka halaman baru di Konsultasi Online 3. Perlu di ingat bahwa sebelum anda menanyakan pertanyaan atau menyampaikan sesuatu alangkah baiknya di cek dulu di semua artikel apakah sudah pernah dibahas, sehingga pertanyaan sebaiknya di sampaikan pada topik yang sesuai.

Begitu juga mungkin sebelum anda bertanya, ada baiknya lihat dulu di Konsultasi Online 1 dan Konsultasi Online 2 kemungkinan topik pertanyaan anda sudah pernah di bahas.

Semoga halaman ini bermanfaat…., bantulah agar konsultasi ini jadi hidup, marilah saling melengkapi dan silakan jika anda punya account di Facebook, tolong dishare ke facebooknya. 🙂

0 thoughts on “Konsultasi Online 3”

  1. Salam kenal dari Jauh di Negeri Orang?
    Begini Pak, Dibola mataku ada kaya bintit atau Timbil, biasanya ini terjadi di
    selaput mata, tapi ini di bola mataku, sudah hampir 2 minggu aku obatin dg berbagaimacam obat tetes tapi belum sembuh dan anehnya tidak aku tdk merasa terganggu penglihatanku dan aku tdk merasa sakit,selama hampir 2 minggu benjolannya tdk ada perubahan baik besar atau kecil, disekitar benjolan tadi dulunya warnaya agak merah dan skrg sdh agak putih,
    Yang jadi pertanyaan adalah penyakit apakah ini dan bagaimana mengobatinya aku belum berani ke dokter karena disini dokter mahal sekali dan aku tdk punya asuransi mohon jawbanya Pak, terima kasih
    Adhi

    Reply
    • @Adhi,
      Melihat Ip komputer anda memang anda di negeri paman sam, yaa…
      IP country code: US
      IP address country: United States
      IP address state: Massachusetts
      IP address city: Brewster
      IP postcode: 02631

      Salam kenal juga…

      Wah, di sana mahal yaaaa… coba di Jakarta , paling 100 rebu rp yaaa…

      Kalau bentuknya seperti bintit, yaaa itu sejenis timbil juga. Namun yang dimaksud di bola mata itu dimana yaaa…, di sklera…putihnya atau di kornea–bagian hitamnya… coba lihat di http://optikonline.info/2008/05/18/bintit-atau-timbil-atau-hordeolum.html
      Kalau mau coba beli salep… Gentamicyn Eye Ointment (memang ini biasanya dipakai di kelopak dekat bulu mata)……
      Nanti coba saya tanyakan ke dokter saya yaaaa… mungkin akan saya reply lagi….
      Sebenarnya kalau tidak ada keluhan biasanya gak masalah….

      Reply
      • @Kastam,
        Kaya penyakit pinguekula tapi ada benjolan kaya timbil di bagian putih mata, Aku coba minum antibiotik sekarang, mudah-mudahan besok cepet sembuh, obat yg mengandung steroid itu utk obat apa, jadi aku lebih gampang mencarinya,karena disini banyak sekali berbagai macam obat dan aku harus cari sendiri disupermarket tdk ada toko kaya di Indo
        Iya sebenarnya Juraganku menyuruh aku ke dokter tapi karena aku bilang tidak merasa sakit atau masalah dan bagian sekitar benjolan sudah agak putih jadi di tunda, disini untuk kedokter sangat mahal sekali bagi yg tdk punya asuransi makanya hampir semua orang disini berasuransi, aku pernah ke dokter gigi untuk tambal 2 gigi aja $500, makanya aku mau tambal gigi yg lain entar kalo sdh pulang.

        Reply
    • @irvan,
      Salam kenal juga… mau tahu lebih jauh.. join FB di atas yaaa..
      Sebenarnya jawabnya kayaknya di suruh off the record mas, tapi gak apalah…
      Di mangga dua ada di Indo….,
      Di Senen blok 4 atau 5 tuh yaa.. sebelah yang mau di bangun tuh…, ada Senen Baru, Tujuh Satu, Setia Jaya, Sumber makmur dan banyak mas…, masuk di dalamnya aja udah ada tulisan … Grosir… memang ini untuk grosir, kalau ngecer yaaa jatuhnya mahal… dan juga harus pinter nawar juga…, namanya juga pasar…. jadi murah – mahal relatif.
      🙂

      Reply
  2. salam kenal pak…
    ada yang saya mau tanyakan.. mudah2an dapat diberi saran/petunjuk2 dengan cepat..
    suami saya malam td kena lem sejenis alteco dimatanya. yang saya mau tanyakan.. apakah berbahaya dengan matanya?? terus bagaimana cara pengobatannya.. terima kasih..

    Reply
    • @rusma,
      Salam kenal juga..
      Lem itu jika kena daerah kornea maka bisa berbahaya…., cara cepat harus di irigasi di gusur dengan air sebanyak-banyaknya… dan harus di bawa ke dokter mata, karena lem nya itu ada di mana….,
      di kawatirkan ada di kornea…., karena bisa melukai kornea dan akan mengganggu penglihatan..
      🙂

      Reply
    • @Gilar,
      Lha ntar periksanya pakai apa, ada keratometri nggak…?

      Boleh kontak ke Acuvue.co.id atau lewat DKSH…
      Atau di Allergan Inti Optotama di Ketapang Indah….
      Atau Baush&Lomb di datascript kemayoran…, semua cari aja di web dengan google dan kata kunci diatas , semoga ketemu nomer teleponnya…

      tks

      Reply
      • @Kastam,
        terimakasih mas kastam
        saya melakukan pengecekan fittingnya ketat atau longgarnya
        dgn pen light dan lensa +10.00 D.
        Mas yg td kan brandnya mahal2,klo untuk kelas menengah kebawah ada ga ya?Thanx

        Reply
  3. met pagi dr..
    pakai lensa kacamata apa ya, supaya mataku awet didepan komputer (-4). Pekerjaan selalu menuntut aku dari pagi hingga larut malam dihadapan komputer. Atas perhatian dan bantuan diucapkan terima kasih.

    Reply
  4. Mas, di sunglass sering tertera angka UV 400, angka 400 itu maksudnya apa ya? Jika ada UV 400, apakah ada UV 100, UV 200, dsb? Thx

    Reply
    • @Supriyanto,
      Mas sementara ini ada sedikit artikel, coba nanti di ungkap lebih jelas yaaa…

      Radiasi ultraungu (sering disingkat UV, dari bahasa Inggris: ultraviolet) adalah radiasi elektromagnetis terhadap panjang gelombang yang lebih pendek dari daerah dengan sinar tampak, namun lebih panjang dari sinar-X yang kecil.

      Radiasi UV dapat dibagi menjadi hampir UV (panjang gelombang: 380–200 nm) dan UV vakum (200–10 nm). Ketika mempertimbangkan pengaruh radiasi UV terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, jarak panjang gelombang sering dibagi lagi kepada UVA (380–315 nm), yang juga disebut “Gelombang Panjang” atau “blacklight”; UVB (315–280 nm), yang juga disebut “Gelombang Medium” (Medium Wave); dan UVC (280-10 nm), juga disebut “Gelombang Pendek” (Short Wave).

      Istilah ultraviolet berarti “melebihi ungu” (dari bahasa Latin ultra, “melebihi”), sedangkan kata ungu merupakan warna panjang gelombang paling pendek dari cahaya dari sinar tampak. Beberapa hewan, termasuk burung, reptil, dan serangga seperti lebah dapat melihat hingga mencapai “hampir UV”. Banyak buah-buahan, bunga dan benih terlihat lebih jelas di latar belakang dalam panjang gelombang UV dibandingkan dengan penglihatan warna manusia.

      nanti lebih banyak coba saya carikan yaaaa… literaturnya… atau kawan laina ada …?

      ma,af ini juga menjawab pertanyaan anda serupa via email saya yaaa…
      🙂

      Reply
  5. assalamu’alaikum….mas….kita butuh informasi perihal alat faset manual….kira-kira harganya berapa ya…kalau ada yang second boleh juga informasinya….wassalam

    Reply
    • @ruswanto,
      diantaranya adanya diabetes/gula darah, tensi/tekanan darah, tidak kooperatif, alat, sarana dan prasarana yang kurang standar, pemeriksanya, prosedurnya asal.
      Ada lagi…?

      Reply
  6. Pak td saya ke optik terus kata masnya yg jg optik sy kena : fatigue eyes alias mata lelah. Terus dia nunjukkin lembaran besar brosur essilor lense for fatigue eyes. Dan sy disaranin pake lensa itu. Nah, pdhal saya ‘diduga’ silindris oleh optik yg saya datangi sebelumnya terus saya dikasih kcmt silindris. Karena mas dari optik sebelumnya bilang tanda-tanda yg saya keluhkan (pusing, blurred vision, leher kenceng, kadang-kadang blank) itu tuh tanda-tanda silindris. Gimana nih Pak? Saya kan cuman konsumen. Uangnya juga ga banyak-banyak amat. Ato gimana baiknya ya? PEriksa ke dokter mata dulu? Ato gimana? Please help me….
    PS Tapi emang se saya kerjaannya didpn komputer terus n baca terus…

    Reply
    • @Vonny,
      Memang tanda cylinder dan mata lelah juga hampir sama, namun demikian jika dalam pemeriksaan anda ternyata ada cylinder atau anda punya kelainan astigmatisme maka yang utama adalah lensa cylindernya.

      nah, lensa anti fatigue itu bisa digabungkan dalam lensa cylinder, atau lensa anti fatigue yang berukuran cylinder.
      jadi pastikan dulu resepnya…
      🙂

      Reply
  7. Salam sejahtera dok,
    saya seorang karyawan swasta yg sehari2nya bekerja didpn komputer dok, akhir2 ini mata saya tidak tahan lagi melihat monitor PC (paling lama 5 mnt)yang khususnya tampilannya berwarna putih (cth. word, excel dll.) apakah ini tandanya saya harus pakai kacamata dok, oh ya dok umur saya 36 thn dan monitor yg saya pakai LCD bukan CRT belum pernah sekalipun memakai kacamata. mohon saran dari dokter, terima kasih.

    Reply
    • @Fajar,
      Salam sejahtera juga buat anda dan keluraga.

      Sebelum ma’af saya bukan dokter bisa di lihat di kanan atas.

      Memang yang pasti harus datang ke dokter mata untuk periksa mata dulu.
      Namun demikian gejala seperti itu bisa jadi sebagai awal kondisi air mata yang mulai menurun baik kwalitas maupun kwantitasnya, ini seiring dengan umur.

      Keluhan jika air mata menjadi masalah adalah tidak tahan buka mata lama terutama di depan monitor atau sinar yag terang, mata lebih berasa, sepet, kering dan tidak enak.
      Jika demikian halnya coba tes air mata anda di dokter mata dengan schirmer test, nanti akan ketahuan apakah masih dalam batas normal atau tidak.
      Demikian…, untuk awal anda bisa menggunakan obat tetes air mata buatan misal cenfresh, hialid atau sejenisnya.
      🙂

      Reply
  8. salam kenal,,
    mas, saya mau tanya untuk skoring tes buta warna bagaimana?
    cara pemberian soal ke peserta bagaimana, apakah soal dikelompokkan menurut warna?
    terimakasih mas…
    jawaban anda sangat membantu untuk pnegerjaan skripsi saya…

    Reply
    • @rizal,
      Skoringnya ada di panduan di dalam buku itu, biasanya disertakan.
      Saya sedang menulisnya…, namun belum selesai juga…

      Nanti kalau udah selesai akan saya postign secepatnya.
      Jadi bukan dikelompokkan sesuai warnanya melainkan dalam satu paket plate itu tidak harus semua diujikan, ada groupnya, dan setiap angka itu harus dijawab dalam waktu 3 detik.

      Jawaban pasien itu umumnya sudah bisa diterka, artinya jika benar yaaa lewat namun jika salah maka pasien akan menjawab dengan angka yang sudah umum juga dijawab sebagai apakah orang itu deficiensi merah atau hijau dan sebagainya.

      Doakan semoga cepat selesai… nulisnya, karena saya sambi dengan topik lain terus…
      🙂

      Reply
      • @Kastam, saya doakan cepat selesai…
        saya sangat berharap agar artikel tersebut bisa diposting sepatnya.. 🙂
        makasih mas..

        kok ga bisa mas buat tes buta warna online nya?

        Reply
        • @rizal,
          gak bisanya knapa yaaa….
          saya lihat juga banyak yang tidak daftar…. apa aa yang error yaaaa..

          Saya udah posting di atas tuh…..
          Tapi ternyata kunci jawabnya gak bisa dipublikasi khan itu maslahnya….
          🙂 gak boleh tentunya…

          Reply
        • @rizal,
          Benar tanpa sadar ada file satu yang rusak dan baru sadar ata skomentar anda.
          Terima kasih

          sekarang dah bisa tes buta warna onlinenya
          🙂

          Reply
  9. ak dah tes buta warna…

    tetapi pada soal n0 21 sampe 23 ak ga bs jawab,, perasaan ga da angkae…

    mas sistem penilainnya udah diketik?

    he” 🙂

    Reply
    • @rizal, 21 emang gak ada angkanya… lho kok di beri tahu…

      22 dan 23 ada kok.
      Jawab aja apa yang dilihat ntar juga ada pesannya.

      untuk penilaian gak bisa disampaikan.
      Lihat aja di brosur atau buku panduan yang diberikan pada buku ishihara itu.
      🙂

      Reply
  10. Aloo..
    salam kenal..
    saya mau tanya, kacamata saya sering terkelupas catnya, kira” cat yang biasa digunakan untuk mengecat kacamata (frame) nya apa yah? kalau pakai pilok berbahaya tidak?
    terimakasih sebelumnya. 🙂

    Reply
    • @Ela,
      Cat untuk kacamta bukan pilok, kalaupun dicat pakai pilok jug atentu gak berbahaya.

      Untuk kwalitas bagus, pabrik membuat cat dengan sistem oven, setelah itu diberi plating atau lapisan, sehingga cat berada dibagian dalam, agar tidak mudah lepas, dan ini tentu tidak bisa anda lakukan.

      Untukitu pilih bahan yang tintanium dengan warna asli atau agak greyish . pasti lebih awet atau bahan plastik.
      🙂

      Reply
  11. ooh gitu ya pak,,
    ada ga ya optik yang menerima untuk mengecat kacamata?
    soalnya saya uda pas sama kacamata saya, dan susah untuk pilih yang baru.
    makasi.

    Reply
    • @Ela,
      Mestinya ada, namun yaaa itu hasilnya pasti gak bagus…
      Mending di pilok aja sendiri orang rumah yang jago…
      dengan semprot dari jaraj jauh gitu…

      Reply
  12. met malam sebelumnya… gini mw tnya tmnq ada yag kerja d optik dy crita tentah belah lensa jd 2 tu lo dipake pasienya akibatnya apa y? jgan2 semua optik lakuin gitu… makasih y jawabannya

    Reply
    • @rendra,
      Adddddddddduuuuuuch, nih rendra ketiknya kayak SMS aja. aku jadi bingung bacanya.. ntar salah ngerti lho…
      Lagian kalau di sini karakter gak dibatasi kok.. heh he he.

      Maksud pertanyaan ini bisa 2:
      1. lensa belah dua itu bisa lensa bifokal jenis executive (dan ini kayaknya bukan maksudnya.. piye to..)
      2. Lensa satu yang kalau untul pasien dengan ukuran sama maka akan di belah dua dan dipasang pada satu kacamata, jadi satu kacamata optik itu hanya keluar 1 lensa, padahal harusnya 2.

      Tolong di reply dulu yang mana asumsi ini yang benar atau ada asumsi yang lain… tulisa yang panjang lebar yaaaa… atau mungkin komentarnya pakai handphone yaaaa..?

      Reply
    • @purnomo,
      Myopic control umumnya diberikan pada anak yang ukuran refraksinya minus tinggi atau mempunyai kecenderungan untuk bertambah dan bertambah dengan cepat.

      Pemberian lensa kacamata dengan model progressive, jadi walaupun anak udah di berikan lensa progressive. Sekarang di pasaran sudah ada dan banyak lensa progressive khusus anak, silakan anda tanyakan pada optik anda.

      Sisi lain dengan lensa kontak, yaitu lensa kontak keras atau RGP dengan model lensa RGP itu lebih flat dengan tujuan untuk menghambat penambahan lengkung kornea.

      Ada yang mau menambahkan…?
      🙂

      Reply
  13. Selamat siang, saya mau tanya, sudah 3 bulan ini saya divonis mata kanan cylinder -1 axis 160 derajat, mata kiri spheris -0,25. sebelumnya saya tidak pernah pake kacamata dan ortu saya pun bukan pemakai kacamata. Umur saya sekarang 29 tahun. pekerjaan saya IT Support dengan pemakaian komputer dari jam 08.00 s.d 16.00. apakah silindris pada mata saya dapat sembuh? kalo saya harus pakai kacamata, lensa apa yang anda sarankan dan kisaran harganya, terima kasih.

    Reply
      • @Tedi WIjaya Pratama,
        “divonis’ kayak di pengadilan aja mas.. 🙂

        kalau memang hasil pemeriksaan ada cyl -1.00 maka yaaa bisa dengan memakai kacamata. Untuk di bilang bisa hilang umumnya jarang atau tidak bisa.

        lensa yang bagus sesuai dengan pekerjaan anda adalah lensa dengan bahan plastik yang yang ada anti UVnya juga kalau bisa ada anti strain atau anti lelah.
        Untuk merk mungkin saya tidak bisa menyebutkan, coba datang ke optik dan tanyakan jenis lensa yang seperti itu, pasti akan di beri tahu, begitu juga untuk harganya…

        Reply
    • @Tedi WIjaya Pratama,
      Axis itu adalah arah atau sumbu dari lensa cylinder. Jadi dia merupakan arah derajat dengan ukuran mulai 0 sampai 180, bukan besaran kalau ada axis 180 atau 10 itu tidak menunjukkan besar sehingga kalau besar takut. jangan yaaaa….

      kalau seseorang tidak ada resep cylindernya maka tidak ada axisnya.

      coba cari topik axis dan cylinder di blog ini.
      🙂

      Reply
  14. halo dok,
    saya mau tanya, kalo bintitan ato timbilan itu menular ato tidak ya?
    tolong dijawab secepatnya karena ibu saya bilang bintit itu menular, tapi sejauh ini saya search di internet katanya tidak menular. mana yang benar?
    masalahnya pacar saya matanya bintitan, sementara sebentar lagi kakak saya akan melangsungkan pernikahan. mama saya bilang dia tidak boleh dateng ke rumah ato nemuin saya juga ga boleh karena takut bintitnya menular ke keluarga. alhasil pacar saya marah dan tersinggung, karena masalah kecil seperti ini saya hampir saja putus dengan dia.
    tolong dok jawabannya saya tunggu secepatnya.
    thx

    Reply
  15. Halo, nanya lagi nih.
    Apakah lensa Anti radiasi dengan polarized itu sama? Apakah benar ada lensa dengan anti radiasi yang seharga 250 ribu?
    Terima Kasih.

    Reply
    • @Tedi WIjaya Pratama,
      Tentunya beda.
      Radiasi arahnya protek UV sedang Polarized arahnya ke Anti Silau, glare.

      Untuk harga yaaa saya tidak tahu…, bisa jadi ada.. tergantung yang jual, tapi merk apa itu dan apa bahannya atau ada lapisan apa.

      Reply
      • Melanjutkan yang sebelumnya, lensa yang cocok untuk bekerja di depan komputer yang anti radiasi atau polarized ?

        Reply
        • @Tedi WIjaya Pratama,
          Kalau di depan komputer yaaa anti radiasi, karena lensa polarized itu agak gelap sekitar 15 % sedang lensa anti radiasi putih bening.
          Untuk merk banyak, silakan tanyakan langsung di optik anda.

          Reply
  16. Mas saya mau tanya, sudah beberapa lama ini mata saya agak silau dengan mata hari mau itu pagi apalagi malam hari. bahkan pada mlam hari saja saya cukup silau dengan lampu kendaraan. trus kalau tlah lelah sekali kadang mata saya tidak mampu kompromi lagi (perih). saya mau tahu jenis kacamat yang cocok untuk saya yg sprt apa/, lalu ukurangx yang bagaimana?. karena saya sudah cukup tidak mampu lagi menahan jika terasa perih.

    Reply
    • @aya,
      Lho katanya silau matahari kok malam hari juga… ?

      Untuk kacamata yang anti silau di siang coba pakai lensa yang polarized.

      kalau malam hari sayangnya lensa ini agak gelap, jadi kurang enak.

      paling untuk jalan tengahnya pakai lensa transition VI dimana bisa berubah warna, jika siang gelap dan malamnya putih, termasuk di dalam ruangan.

      Ada satu jenis yang gabungan keduanya namanya lensa Drivewear… coba tanyakan pada optik anda

      Reply
    • @Meilanny Kwok,
      Masalah harga tergantung optiknya masing-masing. Namun dari Essilor Indonesia kalau tidak salah sudah memberi harga recommended artinya harga itu seharusnya di sarankan dan harga itu tergantung jenis lensanya, semakin memakai teknologi yang canggih tentu semakin mahal.

      Untuk yang paling murah tentu bahan orma atau CR39 dengan lapisan Crizal atau bahkan tanpa lapisan tentu itu paling murah.

      Kalau nominalnya saya kurang tahu pasti..
      🙂

      Reply
    • @supriyanto,
      Iya nih… saya udah melupakan blogku ini.
      Kalau syarat frame yang bisa dipasang lensa kaca atau glass , kalau boleh saya sebut hampir semua bisa bahkan rimless aja bisa, TAPI…..?

      Untuk keamanan dan awet dan seterusnya maka untuk NYLOR perlu hati-hati…, karena kalau di taruh dengan bagian bawah di bawah maka lensa akan mudah gompel.

      Kalau RImless…, nge-‘BORnya yang setengah mati dan resiko pecah di pakai pasien tinggi.
      Jadi kesimpulannya tarik sendiri yaaa…

      Yang pasti cari yang AMAN, baik buat anda maupun untuk konsumen anda
      🙂

      Reply
  17. mas mau tax lensa polarized, lensa transition VI, lensa drivewear brapa yah kira2 hargax?. trus yang paling cocok untuk segala kondisi lensa yang mana?…

    Reply
    • @aya,
      Untuk harga CR: polarized sekitar 800 an ribu, transition VI 900 an, untuk Drivewear belum tahu… mungkin pihak optindo akan menjawab.

      Yang cocok untuk segala cuaca yaa Drivewear karena dia gabungan dari Anti silau (polarized) dan Transition (berubah warna)
      Berminat….?

      Reply
  18. mas, pernah seorang RO berkata kepada saya bahwa seorang dokter spesialis mata tidak diizinkan membuat resep ukuran kacamata. yang menjadi pertanyaan bagi saya, apakah ada undang-undang yang mengatur hal tersebut, dan apabila terjadi perbedaan ukuran resep antara RO dan Dokter SPM, ukuran mana yang saya ikuti, terima kasih mas.
    Hari palembang

    Reply
    • @nahari,
      Masak sih…, lha selama ini dokter mata yang memberi resep ke pasiennya kalau mau buat kacamata.
      Dalam KepMenKes RI No.544/Menkes/SK/VI/2002 tentang Registrasi dan Izin Kerja Refraksionis Optisien Bab V: Pekerjaan Refraksionis Optisien pasal 16 di sebutkan diantaranya adalah wewenang RO yaitu:
      ayat 1.d. Menerima dan melayani resep kacamata dari dokter spesialis mata.
      BAHKAN jika dalam suatu daerah yang tidak ada dokter spesialis mata maka RO dapat melayani resep kacamata dari dokter umum yang berwenang (ayat 2)

      Kalau ada perbedaan maka keputusan ada di anda, anda bisa minta second opinion ke dokter mata yang lain yang pasti RO tidak berhak merubah resp dari dokter mata, perkara periksa lagi dan resep beda itu udah resep yang lain lagi.
      Karena pemeriksaan resep kacamata itu bersifat subjektif, jadi nyaman, pusing, terang, jelas dll itu tergantung pasien juga.
      Semoga bisa membantu 🙂

      Reply
  19. dok saya mo nanya klo jangka waktu dari floaters ke flash brapa lama y.. klo dah 1 tahun ada floaters tp gk ada flash msh ada kmungkinan retina luka ato ablasio gk y dok..

    tolong dijawab y dok.. penting…

    terima kasih

    Reply
    • @hendra,
      Mestinya tidak ada batasan kapan akan flash setelah floaters, karena bisa jadi bukan mengarah ke ablasio retina. Bisa jadi hanya terjadi kekerutan pada badan kaca saja, namun demikan biar pasti periksa aja, apakah retinanya benar-benar aman, tipis gak, ada lathice gak, ada hole gak dll.
      Nanti akan ada saran tindakan selanjutnya…. dari pada nanti berkelanjutan.
      Kalau hanya periksa saja gak mahal kok, tapi kalau harus di laser retinanya baru lumayan yaa sekitar 800 ribuan atau berapa gitu yaaa.

      Oh yaaaa… saya bukan dokter , saya hanya RO tolong di baca disclaimer di bawah yaaaaa

      Reply
      • gpp bkn dokter yg penting pintar hehe.. Oh y mas klo operasi retina gt ad resiko na gk sich.. Resiko na bsr gk.. Soalna kan ini mata.. Ngeri jg hehe..

        Thanks..

        Reply
        • @hendra,
          semua tindakan ada resiko dan dokter ahli akan meminimalisir bahkan meniadakannya.
          Jadi pas konsul yakinkan dengan dokter anda.
          Jangan malu/takut tanya…. 🙂

          Reply
    • @supriyanto,
      Tablet, kalau yang dimaksud adalah Enzymatic cleaner maka dia berfungsi untuk melarutkan protein atau menghilangkan protein. karena protein tidak bisa dibersihkan dengan sabun.
      Biasanya di berikan seminggu sekali.

      Reply
  20. mas,mau tanya nih….
    ada gak kacamata 2 fokus tapi atas plus, bawah plus??
    biasanya kan min dan plus…..!
    makasi ya mas….

    Reply
    • @tora,
      Ada mas dan banyak
      misal resepnya itu:
      R/ +1.00
      L/ +1.25
      Add +2.00

      atau juga atasnya ada cylindernya, misal:
      R/L: +0.25 -1.00×180 Add +1.50

      dan itu bisa dibuat dalam lensa bifokal ataupun progreesive

      Semoga membantu 🙂

      Reply
      • makasi mas,saya puas dengan jawabannya.
        tapi saya mau tanya lagi.ponakan saya berumur sekitar 8th,dan sudah menderita minus.
        setelah diperiksa kedokter,hasil atau resep nya seperti ini…
        R.200
        L.2.250
        cyl-250 (apa maxudnya?)
        axis 90 (apa m,aksudnya?)
        dist P D 29,5(R) 30,0(L) (apa maksudnya?)

        ini saya ketik dari resep asli.
        matur suwun mas…..

        Reply
        • @tora,
          Kelainan refraksi itu ada myopia (-), Hypermetropia (+) dan juga Astigmatisme (cyl).
          Rupanya keponakan anda itu ada astigmatismenya yaitu cylinder sebagai koreksinya.
          Di blog ini saya sudah bahas banyak sekali tinggal cari aja dikotak pencarian atas ketikan : astigmatism atau cylinder

          Saya melihat resepnya belum lengkap artinya R.200 itu tidak ada tanda + tau – dan bisa jadi kalau tidak ada tanda itu adalah +, tolong pastikan. Jika + maka diagnosa keponakan anda adalah Hypermetropia Astigmatism.

          Cyl-250 artinya koreksi lensanya nantinya perlu lensa cylinder -2.50 dan axis adalah sumbu dari lensa cylinder tersebut. Axis itu hanya arah yang besarnya mulai dari 0 di horizontal sampai 180 di horizontal sisi yang lain.
          90 derajat artinya axisnya pada 90dan itu bisa digambarkan dengan arah vertikal. Angka pada axis tidak usah dirisaukan artinya axis 180 bukan berari lebih parah dari axis 90, namun hanya arah saja.

          Coba cari juga dengan kata kunci axis di kotak pencarian yaaaa…

          PD itu Pupil Distance, artinya jarak antara titik pupil center mata kanan dan kiri. Kalau melihat angka di atas maka ada istilah monokuler PD atau MPD, yaitu ukuran jarak antara pupil kanan dengan pas tengah puncak hidung. dan jarak pupil kiri ke puncak tengah hidung. Jadi ada dua kanan dan kiri. totalnya jadi PD. Itu gunanya untuk pemasangan lensa sehingga titik fokus lensa nantinya aka di pasang tepat lurus dengan pupil pasien, sesuai dengan ukurannya.
          Demikian semoga membantu 🙂

          Reply
  21. selamat Siang Pa Kastam,

    Saya ingin menanyakan ttg pterygium.
    Dulu saya pernah berkonsultasi ke dokter mata dan diberitahu bahwa Ptergyium saya dpt dibuang dgn operasi kecil namun kemungkina besar akan tumbuh lagi. Kecuali bila dioperasi diatas umur 40thn, mgkn tdk akan tumbuh lagi. Pertanyaan saya:
    1. Apakah benar hal tsb?
    2. Apakah ada teknologi laser (spt LASIK)yg digunakan di indo utk melakukan operasi ptergiuym ini?
    3. Jika ada, berapa kira2 biayanya per mata?
    4. Menurut saran Pa Kastam, kira2 rumah sakit yg bagus (jabodetabek)dimana ya utk urusan ini?
    5. Saat ini saya ada di Luar negeri, dan berdasar teknologi disini katanya ada teknik utk mencegah tumbuh kembali dgn metode “Conjunctival Autograft”. Menurut pengalaman pa Kastam, apakah metode ini berapa% keefektifannya?

    Terima Kasih atas waktu & bantuannya
    Salam,
    Eka

    Reply
    • hi eka nurjianti, saya bantu ya

      1. ada benar, ada salahnya juga. pterigium itu terdiri atas 4 grade. grade 1 masih belum sampai ke kornea, 2 sudah, tapi baru sedikit, 3 sudah sampai ketengah iris, 4 sudah menutupi pupil. Menurut beberapa penelitian, semakin kecil gradenya dioperasi, maka semakin cepat timbul kembali. Namun, walaupun usia sudah 40 tahun , kalo tipe pterigiumnya progresif, tetap saja tumbuh kembali. apalagi sering terpapar ultraviolet.

      2& 3 belum ada dimana2.

      4. dr mata dimana saja bagus kok. terutama rs atau klinik khusus mata.

      5. autograf cukup dapat menurunkan angka rekurensi, dari beberapa penelitian , hanya 5% yang tumbuh kembali. Autograf dan metode lain juga dapat dilakukan di Indonesia, karena ini penyakit daerah tropis. Justru di luar negeri spt amerika,eropa, penyakit ini jarang timbul.

      Reply
  22. Terima Kasih atas infonya Dr Riva & Pa Kastam.

    Satu pertanyaan lg jika tdk keberatan, utk operasi pterygium dgn autograf ini kira2 berapa biayanya per mata?

    Saat ini saya sdg membandingkan biayanya dgn jika operasi disini. (kurang lebih sekitar 15-17jt. Sedkit cover asuransi karena masuknya ke cosmetic surgery)

    Terima kasih lagi sebelumnya
    Eka

    Reply
    • @eka nurjianti,
      Kalau di Indonesia sekitar 4 – 5 jutaan. Murah khan. he he Kebetulan saya barusan konsultasi dengan Dr. Heru, beliau juga dokter i Care, tempat saya kerja, dan katanya diperlukan waktu cukup untuk melakukan operasi itu dan setelahnya…. (evaluasi post operasi) minimal ada waktu 1 bulan untuk tinggal di Indonesia. Karena mesti di kontrol pasca operasi itu minimal 2 minggu.

      Kalau dilihat dari biaya, di Indonesia MURAH BANGET yaaa…. he he

      Reply
  23. Mas, sebuah resep dokter sbb :
    OD : S -2.00 add +3.00
    OS : S -0.50 add +3.00

    Jika ayah saya hanya ingin membuat KACAMATA BACA, berapa ukurannya? thx..

    Reply
    • @supriyanto,
      Kalau hanya untuk di buat kacamata baca maka rumusnya adalah nilai SPHERIS di tambah dengan nilai ADD dan ini untuk jenis resep yang lain misalnya ada cylindernya maka hanya SPH + ADD.

      Jadi Rx untuk baca :
      R/ (-2.00) + (+3.00) = +1.00
      L/ (-0.50) + (+3.00) = +2.50

      Begitu, sedang PDnya pakai PD dekat atau baca yaaaa…. 🙂

      Reply
  24. Halo mas kastam, sy mau nanya sy pny mslh dgn mata krn soft lens
    Sbl0mx pake kcmt, tp dgn pertimbngan tertentu (wkt n biaya), sy milih soft lens
    Left -3.5
    Right -1.75

    Mslhx, sy pernah ketiduran pake söftlens slama 2 jam, n menyebabkn mata kanan jd merah
    Slama bbrp hr br hilang
    Tp kalo soft lens d pakai, jd merah lg
    & br2 ini sy mencoba memakai kembali, malah makin merah n g hilang2
    Yg ingin sy tnykan, bgmn menyembuhkn mata sy
    Bolehkah tetap memakai softlens yg sm?
    Slama ini sy rajin mencuci softlens

    Reply
    • @Diana w.,
      Kalau udah pernah kejadian merah dengan pakai lensa kontak maka kemungkinan besar adalah kurangnya oksigen pada mata anda, apalagi kejadian itu pas di pakai tidur, dimana praktis oksigen yang merupakan nutrisi dari mata gak ada. Dsan begitu sudah merah maka ada grade atau tingkatan seberapa parah merah itu, dan bisa jadi jika di pakai lagi kok merah lagi maka kemungkinan ada iritasi di matanya. Obatnya yaaa harus ada antibiotiknya dan itu ada di resep dokter mata yaaa…, jadi sebaiknya ke dokter mata sekalian bisa di lihat bagaimana kondisi koorneanya.

      Kalau udah ada pengalaman merah begitu maka sebaiknya jangan di pakai lagi sampai benar-benar aman, dan kalaupun mau pakai maka jenis lensa kontaknya coba ganti dengan yang disposable yang lebih pendek aja.

      Reply
  25. Mas, aq lagi nih mas
    Mau nanya, apakah program miopi control tuh bs d semua optik ato cm dr.mata?
    Soalx sy parah banget
    Awalx (17 thn) mata msh normal, truz dlm wkt 3 bln jd
    Left -2.5
    Right -1.5

    Dlm wkt stngh taon (6bln) jd
    Left -3.5
    Right -1.75
    & ada silinder 0.25 d mata kiri

    Tlg pnjelasanx mengenai program ini
    Dan jg cr menyembuhkn mata merah sy krn softlens

    Trims b4
    Sukses slalu blogx

    Reply
    • @Diana w.,
      Program mipoic kontrol kalau dengan lensa kontak seperti pemberian lensa RGP yang flat di tengah umumnya masih di lakukan oleh dokter mata.

      Kalau memakai lensa progressive juga selama ini masih menerapkan resep dari dokter mata.

      namun demikian anda bisa coba datang ke optik dan konsultasi dulu.

      Kalau mau coba obati mata merahnya bisa banyak merk yang intinya jangan ada steroidnya, misal tarivid cravit dll… ma’af pastikan dengan dokter mata anda yaaa… takut salah ntar.
      🙂

      Reply
  26. pak, gw ada masalah nih dgn mata gw, umur 24th, male, sori agak panjang critanya.
    3 bulan lalu gw kecelakaan dan benturan keras di kepala ngakibatin rahang gw patah, tp bukan rahangnya yg mau gw tanyain tp soal mata kanan gw yg ga bisa digerakkan (lirik) ke kanan. sebagai info, pasca operasi br ketahuan jg ternyata gw kena syndrome “Bells Palsy” di sisi muka kanan, itu yg menyebabkan organ2 di muka tdk bs digerakkan normal/tdk simetris, termasuk mata kanan yg jadi susah dikedipkan, susah digerakkan, dan air mata ga keluar serta pandangan kabur. dokter mata nyaranin bwt fisioterapi bwt benerin syarafnya. udah jalan 2 bulan terapi alhamdulillah mata udah mulai normal, TAPI keluhan tidak bisa melirik ke kanan tetap tidak bisa tersembuhkan, meski skrg udah bisa kedip&nutup mata normal& ga kabur lagi, meski cepet capek kalo liat komputer/baca sebentar aja.
    nah yg mw sy tanyakan : apa nih solusi biar bola mataku bisa digerakkan normal lagi?? terus terang dgn tdk bisa lirik kanan pandanganku jd terbatas dan repot kalo buat jalan. dokter mata bilang tunggu perkembangan kira-kira 6 bulan lagi, kl fisioterapi tetep tdk bisa nyembuhin nanti dipasang apa gt lupa gw dokternya bilang apa. help donk bang, adakah ga solusi lain tanpa operasi? soalnya trauma bgt kl operasi mata, bekas2 operasi pasca kecelakaan dulu aja belum pulih benar. kalaupun harus operasi mata, berapa besar kemungkinan penyembuhannya. sy takut beresiko tinggi,alih2 sembuh malah nanti makin susah liat ?
    ditunggu jawabannya. terimakasih

    Reply
    • oya tambahan dok, selama ini sy cuman pake tetes mata protagenta kalo mata sy berasa kabur, dan salep genteal sebelum tidur serta tablet matoflam. kenapa kalau sebelum tidur pake genteal paginya mata sy malah merah ?? apakah ini biasa ato tidak cocok sy pakai ? mohon saran&pencerahannya ttg obat2 itu seperti apa fungsinya

      Reply
    • @yayan, Bell’s Palsy itu kerusakannya pada syaraf VII, dan menurut penelitian, 80% bisa pulih selama 6 bulan. Sementara mata kanan , kalo tidak bisa digerakkan ke kanan, berarti ada syaraf lain yang mengalami kerusakan (N VI). Yang saya tau, trauma yang menyebabkan kerusakan pada syaraf memang sulit untuk sembuh. Namun kadang bisa kembali normal. Kamu harus di observasi 9-12 bulan utk tindakan selanjutnya. Beberrapa diantaranya adalah kaca mata prisma untuk mengatasi penglihatanmu yang dobel, injeksi BOTOX pada otot mata, dan yang terakhir ,operasi perbaikan otot mata.

      Sabar dulu ya, saya doakan supaya ada kemajuan selama observasi. Kalo soal salep mata, kalo genteal timbul merah, coba Occulotect , sama-sama salep (gel), kemungkinan lebih nyaman dipakai.

      Reply
      • @dr.Riva, menurut dokter apa sy harus lanjutin fisioterapinya ?? sementara kata terapisku selama 2 bln terapi ini kerusakan di syaraf VII yg menyebabkan Bell’s Palsy udah 90% normal lagi dan terapisnya jg ga bs mastiin apakah keluhan tdk bisa melirik ke kanan bs disembuhkan melalui fisioterapi.katanya suruh konsul ke dokter mata kl masalah itu.
        kalau misalnya harus suntik botox (kayak buat ngilangin kerutan aja) atau operasi apakah tindakan tsb beresiko tinggi ??
        mengenai tablet matoflam apakah masih bisa terus sy minum selama masa observasi ini ?? sebenarnya apa fungsi matoflam itu ?
        dokter ada tips atau saran gt biar mata sy tidak cepat letih soalnya sy sudah mulai aktif bekerja yg mana sy selalu ngadep komputer terus jadinya dgn kondisi mata tidak “normal” spt ini jd sangat terkendala.

        Reply
  27. mas, aku mu tanya dunk, temanku ada yg lg nyari autorefraktometer, dimana ya aku bisa dapatkan info mengenai spek n harganya ?

    Reply
  28. hi dok..
    sy usia 30 thn, sudah 11tahun mengidap Diabetes tapi baru setahun pake insulin,gula darah puasa saat ini 180.
    bulan april kemaren, sy di suntik avastin karena ada pandarahan/pecah pembuluh darah di retina mata kiri, tapi setelah 2bln terapi,akhirnya sy nggak perlu di laser.
    4hari kemaren, mata saya kembali kabur/buram, bahkan rasanya lebih parah dr yg lalu, setelah ke dokter, katanya ada pembengkakan di pupil mata.
    karena sy ada tugas ke luar daerah, jd konsultasinya akan dilanjutkan 2minggu depan, tapi sy penasaran apa sebenarnya nama penyakit mata ini dan bagaimana penanganan untuk pertolongan pertamanya?
    terima kasih…

    Reply
  29. saya pake lensa plastik (apa sih sebutannya?)lapisan luarnya sudah mulai gores dan mengelupas, saya pernah denger katanya bisa di coating lagi. bener gak? atau harus ganti lensa? kalau bisa dicoating lagi apa di semua optik bisa? trus kira2 biayanya berapa ya…
    mohon jawabannya, makasih sebelumnya.

    Reply
    • @mimi,
      Lensa plastik sebutannya…?
      Untuk yang standar CR-39, namun untuk merk banyak sekali, ada juga bahan polycarbonate untuk merk banyak sekali. dll.

      Jika coatingnya mengelupas maka memang ada yang bisa di coating ulang atau recoat dan ada juga yang tidak bisa.

      Untuk merecoat ulang itu biasanya harus sama atau satu pabrik atau satu mesin, karena proses jadinya setiap coating beda-beda.
      jadi kalau mau recoating, silakan ke tempat dimana anda membeli lensa itu.
      Untuk biaya…. tanyakan ke optiknya yaaa…
      🙂

      Reply
  30. Anak saya kalau baca cepat lelah ,ketika saya periksa ke dokter ternyata anak saya (kelas 5 SD ) mata sebelah kiri plus 7 dan kanan normal. kata dokter yang plus tidak bisa diobati nerkah ? atau ada cara lain pakai alternatif, tolong bantu saya karena anak saya punya kemampuan untuk berprestasi di sekolah gara2 mata jai berantakan kasihankan !

    Reply
    • @Hajid A,
      Kondisi ini di namakan hypermetropia, kalau di obati sepertinya belum bisa, kalau di lasik belum cukup umur.

      paling tidak bisa diberikan lensa kontak, saya kira umur 5 tahun sudah mengerti.

      Silakan datang ke klinik mata yang ada fasilitas lensa kontaknya, misal jec atau di klinik mahendra indonesia di Bintaro, oh yaaa anda tinggal di mana.

      kalau nggak yaa di optik bisa di periksa dulu dan di coba dengan lensa cobaan dulu, saya rasa bisa membantu nantinya
      🙂

      Reply
  31. saya memiliki gangguan mata seperti berikut ini: mata sebelah kanan saya buram, jika berada di tempat dengan sinar matahari terasa seperti berkabut dan sering berair serta merah.

    Reply
    • @murni,
      yang paling mungkin dengan keluhan seperti itu adalah mata kering, karena dengan kornea kita itu maunya selalu basah, sehingga bisa melihat jelas, begitu kering (sama halnya jika mata terbuka lama, akan terasa kering dan perih) maka pandangan akan kurang jelas, dan ada rangsangan untuk keluar air mata atau berair.
      Silakan periksakan ke dokter mata atau klinik kondisi air mata anda.

      Reply
  32. dok, mata saya minus 5 dan sepertinya keadaannya semakin memburuk.. solusi apa yg bisa membuat tajam penglihatan selain lasik mengingat biayanya sangat mahal.. terima kasih

    Reply
  33. sph cyl axis mpd
    R -025 -125 95 31
    L -025 -125 85 31

    hai dok..
    untuk ukuran yang diatas,saya tidak mengerti.apakah itu lebih besar cylinder dari pada minus nya ya??
    tks

    Reply
    • @widodo,
      Sebelumnya, saya luruskan bahwa saya bukan dokter, silakan lihat di about di atas. 🙂

      Ukuran anda memang nilai cylinder anda lebih besar dari minus anda.
      Minusnya adalah : -0.25 D (myopia)
      Cylindernya: -1.25 D (astigmatisme/cyl)
      Axisnya : kanan 95 dan kiri 85, axis bukan besaran, hanya arah jadi berapun angkanya (0-180) tidak usah dikawatirkan.
      MPD itu jarak pupil kanan sampai tengah hidung dan kiri sampai tengah hidung nilainya sama : 31 mm, jadi jarak pupil kanan dan kiri : 62 mm itu sebagai rujukan pembuatan fokus pada lensanya.

      Kondisi itu tidak usah dirisaukan, karena sebenarnya anda hampir seorang astigmatisme murni, karena ada -0.25 maka diagnosis anda adalah Myopia astigmatism ODS.
      Silakan buat kacamata atau lensa kontak. he he he 🙂

      Reply
  34. @Nancy,
    Yaaa untuk membuat tajam penglihatan jadi normal yaaa kacamata atau lensa kontak.
    namun jika lasik khan boleh di bilang menyembuhkan, karena tidak perlu berkacamata lagi.

    Reply
      • @Nancy,
        yang paling biasa di resepkan yang mengandung extract berberry dan untuk untuk paling tidak stimulus namun tidak merehabilitasi kelainan refraksi yang sudah ada.

        Reply
  35. Mas, boleh tanya lagi ya..
    spheris & cylinder maksudnya ape mas…
    trus untuk membedakannya gimana mas..

    terima kasih banyak..

    Reply
    • @NAHARI,
      Spheris itu minus contohnya yaa -0.25
      kalau cylinder itu lensa yang mempunyai axis dan perbedaan kelengkungan antara meredian yang saling tegak lurus

      untuk bahasan sudah saya bahas lengkap di kategori lensa, silakan di cari di search aja yaaaa 🙂

      Reply
  36. mas met mlm mau tanya kalau aro dijkt dimana alamat nya.saya di bangka belitung ni mas.umur 35masih bisa engak.soalnya mau buka optik kendalanya RO makasih mas

    Reply
    • @dheny bankca,
      Aro di Jakarta ada di Ciputat, di Cempaka Putih juga ada.
      kalau di Cempaka Putih silakan hubungi Pak Benny di 0888664744 atau Bp Wahyu 081932856365
      🙂
      Umur gak masalah kayaknya.
      🙂

      Reply
  37. Asw.Salam kenal pak,
    sebagaimana jamaknya orang kerja saat ini yang sering di depan komputer, saya memerlukan kacamata untuk mengatasi hal tersebut.
    1.bisakah saya mendapatkan referensi jenis lensa apakah yang bisa saya pilih dan gunakan? (termasuk merk dagang dan harga tentunya)
    2.apakah ada jenis lensa tersebut diatas yang bisa juga dipakai sebagai sun glasses?
    matur nuwun, terima kasih.

    Reply
    • @Umar,
      untuk lensa di komputer udah banyak di rekomendasikan misal lensa Antifatigue silakan lihat di blog ini sudah saya posting. Merk juga banyak ada dari essilor dll.
      Untuk lensa yang bisa sekalian sunglass (hampir) maka buat aja lensa yang transition sekarang udah generasi VI itu juga banyak merknya silakan tanyakan ke optik anda, lensa ini berubah warna, UV protection dll.

      Reply
  38. ASW,salam kenal pak
    saya baru mencoba mengunakan soft lense dengan merk A+ dengan jangka waktu 6 bulan dan dengan cairan soft lense dengan merk RENU keluaran BAUSCH & LOMB,baru saya gunakan selama 3 bulan.terkadang saat saya membersihkan soft lense tersebut cairan soft lense menjadi sangat kotor dan berminyak.saya jarang memakai nya dalam seminggu saya bisa pakai hanya 2 kali dan suatu hari pada saat saya akan gunakan kembali mata saya jadi pedih saat terkena soft lense tersebut.apakah itu disebabkan soft lense yang kadaluarsa atau karena cairan soft lense tersebut atau karena salah dari perawatan yang saya lakukan atau penyebab yang lain?
    mohon bantuannya Terima kasih

    Reply
  39. selamat siang…saya berusia 24 thn saat saya kuliah saya sdh mgunakan kacamata namun hanya pada saat saya druang kelas..2thun kemudian saya sama sekali tdk memakai kacamata lg dan min saya bertambah dua kali lipat sekarang saya mulai menggunakan kacamata kembali..yang menjadi pertanyaan saya, sebenarnya penggunaan kacamata itu harus terus selalu dipakai atau hanya dipakai bila diperlukan saja..saya mencoba tanya dgn byk org tp jawabannya berbeda-beda..

    terimakasih…

    Reply
    • @Eka,
      pada prinsipnya…. kapan kita melihat?
      memang kalau yang dilihat yang besar-besar maka dengan ukuran kacamata yang kecil masih bisa jelas, namun jika kita ingin melihat suatu tulisan atau objek yang lebih kecil dan ingin detail dan jelas maka perlu tenaga heabt oleh mata untuk membuat jelas.
      Maka dengan kacamata akan melihat dengan santai atau bahasa kacamatanya melihat tanpa akomodasi sebagaimana orang normal.

      jadi kapan baiknya pakai kacamata, untuk ukuran yang dirasa sudah sedang misal minus 2 keatas kelihatannya mesti pakai terus. karena tentu kondisi mata sudah sangat buram jika melihat TV misalnya apalagi belajar.

      Kalimat baiknya: kacamata itu adalah alat bantu penglihatan, berarti anda bisa gunakan untuk membantu anda, kalau mau diperlukan saat diperlukan yaaa silakan, atau mau digunakan terus yaa silakan. namun kadang kita tidak merasa perlu bantuan padahal mata kita sebenarnya perlu bantuan.
      🙂

      Reply
      • @Kastam,
        ternyata jawaban anda sependapat dengan saya..tapi apabila kita mgunakan kacamata saat diperlukan saja apa itu bisa berpengaruh terhadap minus yang diderita..?? saat ini saya memakai kacamata dgn minus 1.25 dan 1.75..

        thanks

        Reply
        • @Eka,
          Asal tidak ada pemaksaan saat melihat maka akan santai dan tanpa akomodasi.
          masalahnya bisa seperti itu terus menerus..?
          Sehingga kadanag kita kan maksa melihat di kala tanpa pakaia kacamata.
          Itulah yang merangsang untuk semakin lelah mata kita dan perlu bantuan yang lebih berat lagi.

          Reply
  40. Hai, langsung aja. Kronologis kejadian, papa saya minggu pagi ( 16 agustus 2009 ), bab kesulitan, sehingga mengejan sangat kuat dan merasa tidak enak di mata kanan. Tapi tidak dihiraukan, kemudian, senin pagi ( 17 agustus 2009 ) menggendong ( memaksakan ) anak saya yang beratnya 18 kg. Senin sore, merasa mata kanan mengganjal, rabu pagi ( 19 agustus 2009 ), mata kanan tidak dapat melihat sama sekali apabila dari arah depan. Apabila dari sudut mata, masih bisa melihat. Jadi seperti ada bayangan hitam menutupi mata. Kamis pagi ( 20 agustus )langsung terbang ke jakarta ( dari surabaya ), menuju ke klinik mata nusantara untuk difoto, hasilnya ( katanya ) retina papa saya robek dan robeknya besar dan robeknya di daerah pusat mata, dan udah kemasukan cairan dan kalo dioperasi, kemungkinan recovery hanya 10 – 50 %. Apa betul? mohon penjelasan lebih lanjut. Terima kasih.

    Reply
  41. permisii dok, begini saya ingin bertanya tentang lensa untuk sunglass, saya sendiri mempunyai minus untuk kedua mata saya, saya ingin tau saran dari dokter jika ingin membuat lensa sunglass untuk tipe mata seperti saya baiknya memilih lensa yang bagaimana??

    saya juga ingin bertanya, sering kali saya melihat orang memakai sunglass, dari luar lensanya terlihat sedikit seperti cermin, yang ingin saya tau, apa sih yang membuat lensa terlihat sedikit seperti cermin tersebut?? UV protection atau yang lain??

    Reply
    • @samuel,
      ma’af sebelum, saya bukan dokter tapi RO.
      Untuk membuat lensa sunglass dengan ada ukuran, maka harus di pesan atau dibuat dulu sesuai pesanan (RX LAB). Bahan lensa yang umum di pakai untuk ukuran yang berwarna (sunglass) adalah CR 39 atau lensa plastik standar. Namun demikian lensa ini akan terasa tebal jika ukuran anda tinggi (sayangnya anda tidak sebut ukurannya). Untuk warna terserah anda, mau warna apa, umumnya ada coklat, grey, dan untuk warna yang lumayan nyentrik ada pink atau biru atau yang lain-lain.
      Semua warna bisa di buat dari kepekatan muda sampai gelap sekalipun dan bisa Full atau yang gradasi, yaitu gelap di bagian atas dan terang ke arah bawah.

      Untuk yang mengkilat atau ada mirror itu memang ada sebagian lensa dengan lapisan mirror, namun paling banyak itu lensa normal yang sudah jadi dari pabriknya (intinya itu lapisan), untuk yang ada ukuran saya kurang tahu persis apakah ada lab kita yang melayani hal itu, silakan tanyakan ke optik anda.
      UV protection bisa jadi karena warna yang gelap akan sebagai protek UV juga selain dari bahannya.
      🙂

      Reply
    • @x_on,
      Prisma sepertinya sudah saya bahas, anda bisa cari di kotak pencarian.

      Namanya efek maka adalah hasil samping yang sebenarnya tidakkita kehendaki.
      Dasarnya adalah posisi fokus lensa dengan fokus/axial mata kita.
      Jika fokus lensa dipasang dia atas atau di bawah dari fokus mata kita maka akan timbul efek prisma vertikal.
      Jika fokusnya tidak tepat pada arah horisontal maka akan timbul efek prismatik hosrisontal.

      Nah, kalau untuk orang yang punya kelainnan diplopia, yaitu double atau penglihatannya ganda ke arah horisontal maka perlu lensa prisma dengan base (In atau OUT). Kalau ke arah Vertikal perlu base (Up atau Down).

      Reply
  42. salam kenal ,
    saya baru beli frame + lensa di salah satu optik ITC, dengan lensa merk crizal essilor dengan spek : FSV airwear VI grey CZ A2 .
    yang ingin saya tanyakan :
    1. bagaimana saya mengecek keaslian lensa tersebut,dikarenakan say sudah mencoba mengecek dengan membasahkan lensa yg nanti nya akan muncul tulisa crizal nya,namun di lensa yg baru saya beli tersebut tidak terdapat tulisan crizal nya.
    2. dengan istilah FSV AW TR VI GREY A2 ,artinya dan keunggulannya apa??
    3. beda dengan ALIZE dan A2 ??

    terimakasih sebelumnya atas jawaban yg diberikan ..

    Reply
    • @niko,
      Wah, pertanyaan ini mestinya yang jawab Custmer servicenya Essilor yaaaa…
      Kalau saya salah gimana…?
      Oklah…
      1. Keaslian lensa essilor memang dengan membasahi atau cukup dengan meniup (haaaaaaahh di depan lensa, maka akan muncul tulisan Crizal), jika tidak itu karena mungkin frame anda kecil sehingga saat motong lensa, bagian tulisan itu terpotong. Jika tetap tidak ada maka Kartu garansi yang anda dapatkan adalah jaminannya. Biasanya ada deretan angka atau barcodenya. Atau mungkin anda di beri bungkus lensanya.

      2. FSV AW TR VI GREY A2 artinya Finish Single Vision AirWear VI generasi ke-VI Grey berybah menjadi abu-abu A2 lapisan anti refleksi yang terakhir dibanding Alize, dimana lebih jernih, dan debu susah nempel serta ada air tidak nempel dan mudah untuk dibersihkan (sekalian untuk nomer 3 ya)

      Ada kok artikel mengenai A2 di topik launching essilor A2, coba search dech.

      Reply
  43. salam, mau tanya nih…
    saya beli kaca mata di optik daerah saya,sudah diperiksa min nya,tetapi setelah jadi kaca matanya dipakai tidak nyaman,mata tidak bisa fokus,saya berumur 34 th,biasanya saya pakai soflens min 10 terasa nyaman & bisa fokus.min saya diperiksa pakai alat mata kiri 12,mata kanan 13 silinder.bagaimana solusinya pak.thanks

    Reply
    • @welly,
      Ada istilah spectacle syndrome, yang terjadi pada orang yang biasa pakai lensa kontak, trus ekarang mau pakai kacamata dengan ukuran tinggi.

      Maka keluhan yang sering muncul adalah terasa pusing dan tidak nyaman.
      Hal ini disebabkan adanya perbedaan besar bayangan yang diterima oleh otak kita. Yang disebabkan adanya jarak antara alat bantu yaitu lensa kontak yang nempel dan kacamata yang jauh dari mata kita (12 mm).
      Solusinya coba di stel dulu kacamatanya sedemikian rupa, perhatikan jarak dengan mata, kelengkunagnnya, kemiringannya.
      Kalau semua dah ok dan masih kurang enak, cek ulang RX dengan simulasi periksa buat ukurannya yang bener-bener ternyaman,kadang gak harus penuh ukurannya, karena mata sendiri kaget.
      Semoga membantu 🙂

      Reply
  44. mo nanya lagi mas,..
    Istri saya tiap hari kerjanya di depan komputer,kemarin dah periksa mata hasilnya normal,cuma kadang suka cape liat komputer tuch..ada ga lensa yang khusus untuk radiasi aja,karena waktu saya tanya ke Optiknya katanya biasanya suka ada ukurannya (maksudnya mungkin include dengan min or plus nya) jadi ga ada yang khusus anti radiasi…mohon sarannya yach mas…
    thanxs

    Reply
    • @suganda,
      Mestinya ada mas, lensa yang ada ukuran itu bisa dibuat nol kok,

      Coba pakai lensa yang policarbonate, airwear atau lensa yang ada anti fatigue.

      Silakan tanyakan lagi, atau anda tinggal di mana sih, mungkin bisa saya bantu
      🙂

      Reply
  45. mau nanya nih,ibu saya kadang suka meneteskan air mata sendiri,padahal tidak sedang menangis.. itu kenapa yah? sakit apa nama nya? dan air mata yang menetes hanya di mata kiri nya saja.. dulu pertama kali terjadi pada mata sebelah kanan,lalu di bawa ke dokter mata,lalu sembuh,tapi akhirnya malah pindah ke mata yg sebelah kiri.. kata ibu saya,kalo ujung pada kelopak mata nya sedikit di tekan dan mendengak ke atas wajahnya,air mata nya akan berhenti,seperti di tahan agar tidak jatuh.. begitu.. apakah itu berbahaya? terimakasih.

    Reply
    • @panda,
      pada prinsipnya bisa jadi begitu, itu karena kemungkinan ototnya udah mulai mengendur, dan umumnya seiring dengan usia, emang usianya berapa. Kondisi itu bukan kategori penyakit, namun karena degenerasi aja dan lebih baiknya konsul dan periksa aja, nanti bisa dibantu seperti mata yang kanan dulu.
      🙂

      Reply
      • @Kastam, saya baru sadar kalo umur ibu saya tahun ini sudah menginjak usia 50 tahun..
        hehe..
        oh,begitu.. karena faktor usia yah..
        iya deh,nanti saya bujuk ibu saya agar periksa lg ke dokter mata..
        saya takutnya selalu berpindah-pindah.. jika yang kiri sembuh, akan berpindah lagi ke yang kanan.. tidak tega saya melihatnya..
        🙂

        Reply
  46. Selamat malam mas,
    Mas mohon petunjuk, rencana saya mau minta tolong istri saya untuk beliin kacamata dibandung, sedangkan saya hanya tahu status mata ka -200 dan cyl 75 ki -175 cyl 75 (kcmt yg sy pakai selama ini), pas mau pesan istriku ditanya mas axisnya berapa? nah ini dya masalahnya mas, ak gatau axisku brp..sedangkan posisiku di kalimantan (gaada optik/dr u cek mata)..ada masukan kah mas?? seandainya axisnya salah pengaruhnya ke apa mas??apakah kerasa dan bahaya?? terimakasih

    Reply
    • @Nova,
      wah ini masalah besar, yang pasti tanpa axis yang benar, ibarat anda nantinya jika salah axis seperti kalau melihat orang kurus bisa kelihatan gemuk, itu terjadi jika harusnya axis anda 90 ternyata di pasang 180 dan yang pasti objek jadi buram dan mleot dan pusing. Pokonya kalau salah apalagi kebalik yaa gak eak di pakai dan akan mubazir.

      Coba praktekkan sedikit tips berikut untuk mencari axis anda.
      1. kita pilih lensa kanan yaa.
      2. lepas kacamata anda dan dari sisi dalam anda melihat, arahkan ke objek yang mempunyai garis lurus, misal ujung tiang tembok.
      3. akan ada bayangan garis lurus pinggir tiang itu didalam lensa, dan akan di teruskan ke luar lensa sehingga nyambung dengan pinggir tiang aslinya.
      4. putar lensa itu sampai benar-benar lurus antara garis di luar lensa dengan di di dalam lensa.
      5. beri tanda garis di ujung lensa itu.
      6. tarik garis lurus antara ujung – ujungnya.
      7. lakukan untuk arah tegak lurusnya garis yang sudah ketemu itu.
      8. sehingga akan ada dua garis yang saling tegak lurus memotong satu sama lain, dimana titik pertemuan tengahnya itu sebagai titik fokus (nanti digunakan untuk fokus kacamata)
      9. Axis itu terletak di ukuran yang kecil, sehingga jika di tarik jari-jari yang sama dari titik fokus tadi maka akan lebih tipis.
      10. yang pasti ada di antara 2 garis itu, dan perhatikan seperti busur. Axis itu besarnya mulai 0 sampai 180 dengan step 5.
      11. Jika yang tipis itu ada di arah horizontal maka axisnya 0, kalau di verikal maka 90 dstrnya. Tapi tebal tipis itu di ukur dari jarak yang sama dari titik fokus tengah.

      Coba di praktekkan 🙂

      Reply

Leave a Comment