Ibarat baju, kalo kita mau beli kan ada ukurannya tuh, XL, L, M, S atau bahkan yang di luar itu. Nah begitu juga kacamata ada juga ukurannya.

Di samping ukuran ini untuk bisa nyaman di pakai sesuai dengan besar kecil kepala kita, yang lebih penting lagi adalah ukuran itu untuk penentuan titik fokus dari lensa yang akan di pasang sehingga fokus lensa kacamata persis lurus dengan axial mata atau fokus mata kita.

Coba anda perhatikan kacamata anda ( kalo punya) ada tulisan 55 – 20 / 140, misalnya.

Apa itu artinya?
Angka 55 berarti panjang Rim atau Lens Size yang di hitung secara horisontal .
Angka 20 berarti panjang Bridge ( jembatan antara lensa kanan dan lensa kiri)
Angka 140 artinya panjang temple dari engsel sampai ujung temple.

Tanda atau angka itu biasanya ada di bagian temple sebelah dalam, di bridge, di ujung temple, di nosepade untuk frame plastik.

Data ukuran frame sangat penting dalam penentuanDiameter lensa yang akan dipergunakan,Selain data dari PD pemakai dan diagonal frame.

Misalnya, Size frame = 50 mm, bridge = 17, panjang temple = 135
PD = 62, diagonal frame = 60 mm.
Maka:

1. Mencari DV ( PD frame ):
DV = size frame + bridge size
50 mm + 17 mm
= 67 mm
2. Mencari diameter lensa
Diameter lensa = DV – PD pemakai + Diagonal frame
= 67 – 62 + 60
= 5 + 60
= 65 mm
Jadi diameter lensa yang bisa digunakan / diorder tanpa
Desentrasi adalah 65 mm.