Menyambung posting sebelumnya, sekarang untuk para RO.

Sebelum fitting RGP ada beberapa kaidah yang harus di perhatikan sehubungan dengan fitting RGP.

RGP atau GP itu berada di depan kornea tapi tidak menempel di kornea, melainkan ada air mata di antaranya. Ada hubungan antara Kelengkungan Kornea dengan Power RGP, yaitu setiap perubahan 0.05 mm pada kelengkungan kornea maka ada perbedaan tears lens 0.25 Dioptri.

Misal:

KOD: 8.50/8.23 x 90°, Rx OD: -3.00 C-1.50 x 180° maka jika:

BC RGP: 8.50 >>> maka ini OnK, Tear lens: 0 dan GPnya: -3.00 D

BC RGP: 8.00 >>> maka ini SAM (Steep Add Minus), Tear lens: +2.50 dan GPnya: -5.50 D

BC RGP: 8.75 >>> maka ini FAP (Flat Add Plus), Tear lens: -1.25 dan GPnya: -1.75

Contoh lain:

RADIUS CONTACT

LENS

RADIUS

CORNEA

TEAR

LENS

RX.

KACAMATA

FINAL

RX.

7.80 / 43.25

7.71 / 43.75

– 0.50

– 2.50

– 2.00

7.54 / 44.75

7.63 / 44.25

+ 0.50

– 2.75

– 3.25

7.63 / 44.25

7.42 / 45.50

– 1.25

– 3.25

– 2.00


Intinya, perhatikan berikut, kalo kornea kita dipasang dengan yang lebih steep, berarti ada air mata di antara RGP dan kornea, nah air mata itu punya power PLUS, sebaliknya jika flat ada penekanan pada sentral kornea sehingga powernya berkurang atau seolah udah di subsidi dengan power Minus. OK?

Ada kans untuk bisa sukses pasang RGP yaitu:

Pada astigmat yang WTR ( With The Rule) yaitu astigmat dengan axis horizontal ± 180°. Untuk Astigmat besar gunakan diameter RGP yang kecil < 9 mm ini jug aakan menambah kenyamanan, juga jika astigmatnya lebih dari -3.00 DC, baiknya pakai RGP yang Toric atau Bitoric

Sebaliknya ada kans untuk tidak sukses pasang RGP, yaitu:

Astigmat yang ATR (Against The Rule) yaitu astigmat dengan axis vertikal 90° ± 30°, Astigmat Oblique atau mungkin jika ada residual astigmat karena astigmat lensa lebih besar dari astigmat kornea. Tahu khan apa beda astigmat kornea dan astigmat lensa , termasuk bagaiamana menentukannya?

Ok lah , sekilas yaaa astigmat kornea itu bisa kita dapatkan dengan alat ukur seperti keratometer dimana selisih angka yang di dapat antara kedua meredian yang saling tegak lurus itulash astigmatnya kornea. Sedang untuk astigmat lensa, kita harus periksa refraksi dulu, dengan koreksi full koreksi astigmatnya. Nah, hasil selisih astigmat pada resep kacamata di kurangi dengan astigmat kornea itulah astigmat lensa.

Sepertinya untuk fitting lensa RGP tidak bisa satu postingan, sehingga akan di lanjutkan dengan fitting RGP bagian 2. ditunggu yaa