Khutbah di mulai jam 12.00 waktu masjid Al-Aqidah. Dan seperti biasa dan merupakan rukun khutbah, dimana khotib wajib menyampaikan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah kita terima khususnya nikmat Iman dan Islam serta nikmat sehat wal afiat sehingga bisa hadir untuk menjalankan perintah Allah yaitu sholat Jum’at berjamah.
Juga tak lupa sholawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah menuntun kita sampai saat ini dan mudah-mudahan kita semua bisa menjadi pengikutnya sampai akhir hayat kita . Amin.
Topik yang di angkat adalah Bagaiamana cara mendidik Anak di jaman sekarang ini. Topik ini agak di hubungkan dengan peristiwa monas bulan Juni dimana ada kekerasan dengan topik beragama dan khususnya masalah aqidah.
Penegasan amal kenapa kita orang mau sholat, itu karena kita masih di beri Iman sehingga kita wajib syukur kepada Allah. dan di singgung Jum’atan tidak bisa di lakukan sendiri, namun harus berjamaah minimal 40 orang. Kita juga tidak mengolor-ngolor waktu untuk datang ke masjid, karena pada hari jum’at itu semua malaikat ikut jum’atan dan menunggu di depan pintu masjid guna mencatat semua yang datang, yang akhirnya catatan itu nanti akan di laporkan kepada Allah SWT. Jika seorang khotib sudah naik mimbar maka buku itu di tutup dan siapa yang datang setelah itu tidak di catat selanjutnya malaikat ikut mendengarkan khutbah, makanya kalo khutbah jangan tidur apalagi bicara bisa rusak pahal jum’atannya. Tentang kedatangan seorang yang akan berjum’atan itu pahalanya di samakan nilainya seperti shodaqoh jika datang lebih awal, yaitu jika datang nomer 1 maka sama dengan shodaqoh seekor unta, nomer 2 sama dengan seekor sapi, nomer 3 sama dengan seekor kambing, nomer 4 sama dengan seekor ayam, sedang nomer 5 sama dengan sebutir telur. Selebihnya….. nggaaaak tahu…