Lensometer

Bagi para RO, ini sudah biasa, namun mungkin ada pembaca yang lain yang ingin sedikit tentang lensometer maka saya akan singgung di sini.

Lensometer DigitalLensometer adalah jelas alat yang di gunakan untuk urusan pengukuran lensa. Namun dalam prakteknya Lensometer tidak hanya sekedar untuk mengukur ukuran minus plus cyl dan axis saja tapi lebih dari itu. Lensometer di pasaran dan yang di pakai di optik aupun di klinik banyk sekali macamnya mulai dari yang model ngintip, kayak apa aja, baik pakai baterai ataupun listrik dan sampai model digital baik yang semiotomatis maupun yang otomatis. Saya sendiri sudah pernah mengalami yang ngintip saat di kampus di ARO Surabaya, terus yang manual tapi tidak ngintip di Optik melawai dan juga otomatis juga. Nah sekarang di klinik pakainya juga yang otomatis. Kembali ke beberap fungsi lensometer antara lain:

  • Untuk menentukan power lensa itu baik minus, plus, cyl
  • menentukan axis dari hasil pengukurun dan arah axis
  • Mengukur power prisma beserta basenya
  • menentukan posisi titik fokus suatu lensa
  • melihat kwalitas lensa
  • dll

Read more

Ablasio Retina

APAKAH ABLASIO RETINA ITU?
Ablasio retina terjadi apabila retina terlepas dari tempat perlekatannya. Kejadian ini serupa dengan wallpaper yang terkelupas dari dinding. Hal ini diawali oleh robeknya retina yang diikuti menyusupnya cairan pada robekan tersebut. Cairan tersebut akan menyusup terus di antara retina dan dinding bola mata yang berakibat terlepasnya retina. Retina yang terlepas ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara permanen.

BAGAIMANA MENGOBATI RETINA YANG ROBEK?
Dilakukan laser fotokoagulasi atau cryotherapy (pembekuan) di sekeliling retina yang robek dan bertujuan untuk merekat atau menambal kembali robekan tersebut supaya tidak terjadi ablasio. Floaters dan kilauan cahaya tidak selalu menunjukkan adanya ablasio retina. Tapi bila hal itu terjadi sebaiknya segera periksa ke dokter mata. Laser dapat dilakukan di poliklinik dan tidak perlu rawat inap.

GEJALA ABLASIO RETINA

  • Kilauan-kilauan cahaya.
  • Floaters.
  • Melihat seperti ada lapisan hitam yang menutupi sebagian atau seluruh pandangan.

PENYEBAB ABLASIO RETINA

  • Miopia (rabun jauh).
  • Trauma mata.
  • Ada riwayat ablasio retina dalam keluarga.
  • Ablasio retina pada mata yang lain.
  • Pernah mengalami operasi mata.
  • Ada daerah retina yang tipis/lemah yang dilihat oleh dokter mata.

MENDIAGNOSIS MASALAH RETINA
Dokter akan memeriksa vitreus dan retina anda dengan menggunakan lensa dan lampu khusus. Sebelumnya mata anda akan ditetesi obat tetes mata agar pupil melebar untuk memudahkan dokter memeriksa mata anda.

Read more