Hordeolum adalah suatu infeksi pada satu atau beberapa kelenjar di tepi atau di bawah kelopak mata.
Bisa terbentuk lebih dari 1 hordeolum pada saat yang bersamaan.
Hordeolum biasanya timbul dalam beberapa hari dan bisa sembuh secara spontan.
Hordeolum adalah infeksi akut pada kelenjar minyak di dalam kelopak mata yang disebabkan oleh bakteri dari kulit (biasanya disebabkan oleh bakteri stafilokokus).
Hordeolum sama dengan jerawat pada kulit.
Hordeolum kadang timbul bersamaan dengan atau sesudah blefaritis.
Hordeolum bisa timbul secara berulang.
Hordeolum biasanya berawal sebagai kemerahan, nyeri bila ditekan dan nyeri pada tepi kelopak mata.
Mata mungkin berair, peka terhadap cahaya terang dan penderita merasa ada sesuatu di matanya.
Biasanya hanya sebagian kecil daerah kelopak yang membengkak, meskipun kadang seluruh kelopak membengkak.
Di tengah daerah yang membengkak seringkali terlihat bintik kecil yang berwarna kekuningan.
Bisa terbentuk abses (kantong nanah) yang cenderung pecah dan melepaskan sejumlah nanah.

Anda pernah dengar atau pernah lihat orang yang mata hitamnya (kornea) tidak lurus kedua-duanya saat melihat anda. Kadang jika kita sedang berbicara dengan banyak orang dimana di sebelah kita juga ada orang , nah orang yang berbicara di depan kita itu tidak lurus melihat anda, sedangkan dia berbicara dengan anda. Apa yang akan terjadi?. Anda bingung dan orang itu juga bingung, kok nggak di perhatikan. Nah, kondisi seperti itulah yang di sebut Juling (Strabismus).
Anda pasti merasakan sendiri atau mungkin anda melihat seseorang jika sedang memotret (Kamera yang dulu yaaa, bukan kamera digital), pasti ada salah satu mata yang selalu di gunakan untuk ‘mengintip’ agar objek yang akan di bidik terfokus.