Penyetelan Kacamata Sudut Panthoscopic

Beberapa posting yang lalu-lau udah di bahas penyetelan sudut temple juga stel standart dan sebagainya, sekarang kita fokuskan pada sudut panthoscopic.

Sudut phatoscopic itu apa sudah pernah saya bahas, silakan search aja di pojok kanan atas. Dan besarannya sekitar 4 – 18 derajat.

Anda tentu ingin dan buat RO harus maklum, bahwa maunya kacamata itu tidak menempel pipi atau menyentuh alis, disamping ada beberapa orang yang alergi dengan metal untuk daerah pipi bisa rusak dan juga akan jelek itu kacamata, meskipun orang itu tembem apa itu gemuk pipinya. Ini udah pernah saya singgung di posting terdahulu yaitu sudut temple.

Sudut panthoscopic ini lebih gampangnya jika kita melihat kacamata dari samping pemakai, nah ada kemiringan dari kacamata itu, itulah sudutnya.

Read more

Penyetelan kacamata (Sudut Temple)

Setelah kita bisa stel standar dan yakin udah rapi, tapi belum tentu setelah di pasangkan ke wajah customer bisa rata dan simetris seperti yang kita harapkan. Ini bisa terjadi karena bentuk wajah pasien kita tidak selalu simetris, misal telinga kita aja belum tentu sama tingginya, hidung kita belum tentu sama ratanya dan sebagainya termasuk tembemnya pipi kita, kemungkinan besar ada bedanya, sehingga kalo kacamata yang tadinya kalo di taruh meja dan di lihat sangat rata dan simetris, bisa jadi begitu di pasang ke wajah kita bisa miring, bisa maju sebelah dan sebagainya.

Nah, kali ini kita coba untuk mengupas dari segi sudut temple dulu. Apa yang mungkin muncul jika tidak simetris dan apa yang akan terjadi jika udah di stel simetris namun di pakai jadi gak simetris.

Kasus yang mungkin ada misalnya : jika kacamata di pakai lensa kanan lebih dekat ke pipi di banding lensa kacamata yang sebelah kiri. Maka kemungkinan penyebabnya adalah posisi sudut temple kiri lebih sempit atau posisi sudut temple kanan lebih lebar. Nah, asumsinya adalah jika terlalu sempit sudut templenya maka akan mendorong kacamata ke depan, bisa bayangkan? sehingga lensa kiri jauh melesat ke depan dan sementara itu lensa kiri jadi menempel di pipi. Sampai di sini paham?

Read more

Standar Penyetelan Kacamata

Setelah kita tahu alat yang di pakai untuk menyetel, meskipun belum semua saya posting, namun udah cukup untuk melakukan penyetelan. Tentunya untuk alat yang belum di posting anda uadah punya alatnya khan?

Stel standarSebelum di lakukan penyetelan ke wajah pasien atau customer, maka perlu kita lakukan stel standar, tentu ini berlaku untuk kacamata baru yang baru di ambil dan bukan kacamata yang di setel karena ada kasus, misal jatuh, kedudukan dan lain sebagainya.

Stel standar meliputi:

Read more

Tang Stel untuk Temple (Sudut Pantoscopic)

Satu lagi alat tang untuk stel bagian temple yaitu “Holding Plier”, yaitu tang yang di gunakan untuk memegang secara kuat bagian temple atas dan bawah.

Holding plierIni digunakan saat kita ingin menambah sudut pantoscopic atau mengurangi sudut pantoscopic. Model tangnya adalah pegangan berupa stainless dan bagian ujungnya keduanya adalah plastik. Plastik yang ada di tang berguna agar tidak lecet dan ada dua bentuk yang pernah saya lihat, yaitu ada yang bentuk ujung plastiknya ada coakannya agar megang dengan kuat pada temple dan ada juga yang polos aja, namun anda harus menekan dengan kuat agar tidak meleset, saat di gerakkan.

Sudut Pantoscopic, di sini saya sering menjumpai pengertian yang salah yang di tangkap oleh para RO, tentang sudut pantoscopic. Baiklah kita coba bahas di sini yaaa…

Read more

Alat Stel Tang untuk Temple

Kali ini saya coba untuk menyampaikan alat-alat untuk keperluan peroptikan dan dalam hal ini saya tulis posting yang berhubungan dengan penyetelan.

Pada jaman dahulu memang semua serba terbatas, namun karena keterbatasab kita itu kadang kita jadai sangat ahli dan hal itu tidak di miliki oleh orang lain, namun teknologi berkembang dab orang semakin ada saja menciptakan alat yang kadang kelihatan sederhana namun bisa sangat membantu kita para RO.

Tang TempleTang TempleTang adalah salah satu alat yang sangat penting untuk penyetelan, salah satu model tang yang kita gunakan adalah “inclination Plier” atau tang yang di gunakan untuk menyetel bagian temple. Anda bisa perhatikan gambar di samping, tang ini terbuat dari stainless yang kuat, namun memang agak berat, itu juga tergantung design gagangnya yaaa, kalao di buat tidak terlalu tebal tentu tidak berat, di bagian ujung depannya ada yang semacam plastik, ini berguna agar frame yang di jepit dan saat di stell tidak lecet atau rusak. Platik itu di kaitkan dengan skrup dan kalo udah aus bisa di ganti.

Untuk bagian yang lainnya ada yang berbentuk bulat seperti gambar pertama dan ada yang berbentuk lempengan. Yang berbentuk bulat cocok untuk daerah temple di mana di bagian dalamnya itu sempit sehingga dengan model ayng runcing bisa masuk sebagian asal udah bisa memegang dengan kuat.

Read more

Ukuran Sebuah Bingkai atau Frame Kacamata

Ibarat baju, kalo kita mau beli kan ada ukurannya tuh, XL, L, M, S atau bahkan yang di luar itu. Nah begitu juga kacamata ada juga ukurannya.

Di samping ukuran ini untuk bisa nyaman di pakai sesuai dengan besar kecil kepala kita, yang lebih penting lagi adalah ukuran itu untuk penentuan titik fokus dari lensa yang akan di pasang sehingga fokus lensa kacamata persis lurus dengan axial mata atau fokus mata kita.

Coba anda perhatikan kacamata anda ( kalo punya) ada tulisan 55 – 20 / 140, misalnya.

Apa itu artinya?
Angka 55 berarti panjang Rim atau Lens Size yang di hitung secara horisontal .
Angka 20 berarti panjang Bridge ( jembatan antara lensa kanan dan lensa kiri)
Angka 140 artinya panjang temple dari engsel sampai ujung temple.

Tanda atau angka itu biasanya ada di bagian temple sebelah dalam, di bridge, di ujung temple, di nosepade untuk frame plastik.

Data ukuran frame sangat penting dalam penentuanDiameter lensa yang akan dipergunakan,Selain data dari PD pemakai dan diagonal frame.

Misalnya, Size frame = 50 mm, bridge = 17, panjang temple = 135
PD = 62, diagonal frame = 60 mm.
Maka:

Read more

Komponen Kacamata

Waktu itu ada yang minta penjelasan mengenai macam-macam frame dan sebagainya, namun sebaiknya sekalian saya kupas tuntas aja mulai dari dasarnya, sehingga posting kali ini akan berseri dengan judul yang lebih spesifik sehingga lebih fokus.

Kali ini kita uraikan dulu komponen dari sebuah kacamata secara umum. Kacamata terdiri dari 2 bagian yaitu Front Frame dan Temple.

Free Image hosting by Free Images Hosting in OnBisnis.Com- FrameFront frame adalah bagian dari kacamata yang berada di depan yang berfungsi utama untuk bingkai dari lensa yang akan di pasang.

Free Image hosting by Free Images Hosting in OnBisnis.ComTemple adalah bagian dari kacamata yang berada di sebelah kanan dan kiri untuk memegang front frame atau disebut tangkai.

Sekarang Front Frame masih di bagi beberapa yaitu:

Read more