Sebagaimana permintaan saudari Aprilia di komentarnya, maka kali ini saya posting tentang PD dan MPD. Saya juga udah tanggapi pertanyaannya namun masih mau di posting yang panjang lebar.
Jadi baiklah kita mulai. Siapppp…?

PD itu singkatan dari Pupilary Distance yaitu jarak antara pupil mata kanan dan mata kiri, tepatnya adalah jarak antara reflek yang di timbulkan oleh sinar yang disorotkan ke mata. Pupil atau reflek itu tidak selalu pas di tengah persis, coba anda praktekkan, silakan sorot mata anda dengan sinar dan lihat apa benar-benar di tengah?. Memang ada yang pas di tengah, tapi cenderung agak ke nasal.
Cara pengukurannya adalah dengan berbagai alat dari yang sederhana yaitu PD rule atau penggaris biasa sampai dengan yang digital, baik yang langsung ada di autorefractometer misalnya, atau dengan Pupilometer.
Dia adalah penyebab kebutaan di Indonesia nomer 2 setelah katarak. Penyakit ini termasuk kelompok penyakit saraf mata yaitu saraf optik yang kronik da progressif dimana resiko utama adalah tingginya tekanan bola mata. Kalo katarak bisa di sembuhkan dengan operasi katarak, namun kalo glaukoma kebutaannya tidak bisa di sembuhkan tapi bisa di cegah dengan mengontrol faktor resikonya.
Lensometer adalah jelas alat yang di gunakan untuk urusan pengukuran lensa. Namun dalam prakteknya Lensometer tidak hanya sekedar untuk mengukur ukuran minus plus cyl dan axis saja tapi lebih dari itu. Lensometer di pasaran dan yang di pakai di optik aupun di klinik banyk sekali macamnya mulai dari yang model ngintip, kayak apa aja, baik pakai baterai ataupun listrik dan sampai model digital baik yang semiotomatis maupun yang otomatis. Saya sendiri sudah pernah mengalami yang ngintip saat di kampus di ARO Surabaya, terus yang manual tapi tidak ngintip di Optik melawai dan juga otomatis juga. Nah sekarang di klinik pakainya juga yang otomatis. Kembali ke beberap fungsi lensometer antara lain:




Penjelasannya…
Baca judul posting kali ini agak aneh kali, e e e nggak kok. coba anda simak baik baik yaaa. Asumsi saya terhadap berita ini bisa jadi memang betul bisa jadi salah tulis bisa jadi salah bertanya.